Dunia satwa liar penuh dengan spesies yang memiliki penampilan menawan, menakutkan, hingga menggemaskan. Di antara beragam spesies kucing liar, ada satu yang memikat perhatian dunia bukan karena aumannya yang keras atau larinya yang cepat, melainkan karena raut wajahnya yang unik. Hewan ini secara populer sering disebut sebagai kucing paling cemberut di dunia. Kucing Pallas (Otocolobus manul) atau manul memiliki ekspresi wajah yang tampak selalu marah, kesal, atau tidak puas. Bentuk wajah ini dipengaruhi oleh anatomi kepala mereka. Telinga mereka berukuran pendek dan terletak rendah di sisi kepala. Dahi mereka datar. Pupil mata mereka berbentuk bulat, berbeda dengan kucing domestik yang umumnya memiliki pupil vertikal. Tampilan fisik ini memberi kesan mereka sedang menatap tajam kepada siapa saja yang melihatnya. Wajah Cemberut yang Tersembunyi di Ketinggian Kucing Pallas adalah penduduk asli padang rumput stepa dan daerah pegunungan berbatu di wilayah Asia Tengah. Bulu mereka tebal untuk menahan suhu beku yang ekstrem, membuat tubuh mereka terlihat lebih besar dan gempal dari aslinya. Ukuran tubuh mereka sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kucing peliharaan biasa di rumah, dengan berat sekitar dua hingga lima kilogram. Kucing Pallas (Otocolobus manul) berdiri di atas bebatuan, memperlihatkan tubuhnya yang gempal akibat bulu tebal dan kaki pendeknya . Foto: Dick Smit (CC BY-SA). Pada tahun 2022, sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Cat News melaporkan bukti genetik keberadaan Kucing Pallas di Taman Nasional Sagarmatha, kawasan Everest, Nepal. Sampel dikumpulkan pada ekspedisi 2019 oleh tim peneliti dari Wildlife Conservation Society. Para ilmuwan mendeteksi DNA lingkungan atau eDNA hewan ini dari sampel…This article was originally published on Mongabay
Kucing Pallas: Sang Kucing Paling Cemberut yang Menghuni Ekosistem Paling Keras di Bumi
Kucing Pallas: Sang Kucing Paling Cemberut yang Menghuni Ekosistem Paling Keras di Bumi





Comments are closed.