Melon biasanya berkulit hijau, kuning, atau keemasan. Namun, sebuah penelitian di Malang menghasilkan kandidat melon dengan penampilan berbeda: kulitnya berwarna hitam legam, sementara daging buahnya berwarna oranye. Melon hitam ini dikembangkan Astrid Ika Paramitha, mahasiswa doktoral Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Universitas Brawijaya. Keunggulannya bukan hanya terletak pada warna, tetapi juga daya simpan yang dapat mencapai 60 hari atau dua bulan. Ketahanan tersebut membuatnya berpotensi dikembangkan untuk pasar ekspor karena buah memiliki waktu lebih panjang untuk melewati proses distribusi. Secara fisik, melon ini mempunyai daging buah setebal sekitar 3,5 sentimeter. Bobotnya berkisar 1,3–1,5 kilogram dengan diameter sekitar 13 sentimeter. Tingkat kemanisannya mencapai 15 Brix. Menemukan perpaduan antara rasa manis dan daya simpan bukan perkara mudah, sebab semakin tinggi kadar gula buah, semakin besar pula kemungkinan buah cepat membusuk. Untuk menghasilkan melon ini, Astrid menggunakan biji yang diperoleh dari luar negeri sebagai bahan penelitian. Biji tersebut diberi perlakuan iradiasi sinar gamma di laboratorium Badan Tenaga Nuklir Nasional dengan berbagai dosis. Tujuannya menciptakan keragaman genetik yang kemudian dapat diseleksi. Perubahan signifikan muncul pada generasi mutasi ketiga atau M3. Dari sekitar 1.300 keragaman genetik baru, peneliti memilih karakter-karakter unik untuk dipindahkan ke area produksi. Pengujian dilanjutkan di rumah kaca milik Kelompok Tani Madu Kismo, Desa Permanu, Pakisaji, Malang. Dari 1.500 benih yang disemai, hanya ditemukan satu jenis yang menghasilkan buah berwarna hitam. Temuan langka inilah yang kemudian dikembangkan lebih lanjut. Sebelumnya, peneliti Universitas Gadjah Mada juga telah menghasilkan Tacapa Green Black. Melon yang dikembangkan sejak 2009 itu memiliki kulit hijau tua atau kehitaman dan…This article was originally published on Mongabay
Melon Hitam, Kandidat Buah Unggul yang Tahan hingga Dua Bulan
Melon Hitam, Kandidat Buah Unggul yang Tahan hingga Dua Bulan





Comments are closed.