Mon,3 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Melon Hitam, Kandidat Buah Unggul yang Tahan hingga Dua Bulan

Melon Hitam, Kandidat Buah Unggul yang Tahan hingga Dua Bulan

melon-hitam,-kandidat-buah-unggul-yang-tahan-hingga-dua-bulan
Melon Hitam, Kandidat Buah Unggul yang Tahan hingga Dua Bulan
service

Melon biasanya berkulit hijau, kuning, atau keemasan. Namun, sebuah penelitian di Malang menghasilkan kandidat melon dengan penampilan berbeda: kulitnya berwarna hitam legam, sementara daging buahnya berwarna oranye. Melon hitam ini dikembangkan Astrid Ika Paramitha, mahasiswa doktoral Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Universitas Brawijaya. Keunggulannya bukan hanya terletak pada warna, tetapi juga daya simpan yang dapat mencapai 60 hari atau dua bulan. Ketahanan tersebut membuatnya berpotensi dikembangkan untuk pasar ekspor karena buah memiliki waktu lebih panjang untuk melewati proses distribusi. Secara fisik, melon ini mempunyai daging buah setebal sekitar 3,5 sentimeter. Bobotnya berkisar 1,3–1,5 kilogram dengan diameter sekitar 13 sentimeter. Tingkat kemanisannya mencapai 15 Brix. Menemukan perpaduan antara rasa manis dan daya simpan bukan perkara mudah, sebab semakin tinggi kadar gula buah, semakin besar pula kemungkinan buah cepat membusuk. Untuk menghasilkan melon ini, Astrid menggunakan biji yang diperoleh dari luar negeri sebagai bahan penelitian. Biji tersebut diberi perlakuan iradiasi sinar gamma di laboratorium Badan Tenaga Nuklir Nasional dengan berbagai dosis. Tujuannya menciptakan keragaman genetik yang kemudian dapat diseleksi. Perubahan signifikan muncul pada generasi mutasi ketiga atau M3. Dari sekitar 1.300 keragaman genetik baru, peneliti memilih karakter-karakter unik untuk dipindahkan ke area produksi. Pengujian dilanjutkan di rumah kaca milik Kelompok Tani Madu Kismo, Desa Permanu, Pakisaji, Malang. Dari 1.500 benih yang disemai, hanya ditemukan satu jenis yang menghasilkan buah berwarna hitam. Temuan langka inilah yang kemudian dikembangkan lebih lanjut. Sebelumnya, peneliti Universitas Gadjah Mada juga telah menghasilkan Tacapa Green Black. Melon yang dikembangkan sejak 2009 itu memiliki kulit hijau tua atau kehitaman dan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.