Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Pilih Pelihara Kucing atau Anjing, Ini Beda Karakternya

Pilih Pelihara Kucing atau Anjing, Ini Beda Karakternya

pilih-pelihara-kucing-atau-anjing,-ini-beda-karakternya
Pilih Pelihara Kucing atau Anjing, Ini Beda Karakternya
service

Bagi beberapa orang, anjing adalah sahabat yang selalu siap diajak beraktivitas. Bagi sebagian yang lain, kucing justru menjadi teman yang nyaman tanpa banyak menuntut perhatian.

Di balik popularitas keduanya sebagai hewan kesayangan (companion animal), anjing dan kucing memiliki karakter yang sangat berbeda.

Memperingati International Dog Day yang jatuh pada 26 Agustus, Ronny Rachman Noor, Pakar Genetika Ekologi IPB University, mengingatkan pentingnya mengenali karakter anjing dan kucing sebelum memutuskan untuk memeliharanya.

“Anjing dikenal loyal, ekspresif, dan lebih sosial, sementara kucing cenderung mandiri dan lebih selektif. Dalam berkomunikasi, kucing biasanya menunjukkan halus dibandingkan anjing,” ujar Ronny.

Dalam sepuluh tahun terakhir, tren memelihara anjing dan kucing di Indonesia terus berkembang. Pada 2026, diperkirakan jumlah pemilik anjing mencapai 12 juta orang, sedangkan pemilik kucing sekitar 9 juta orang.

Tren pemeliharaan anjing relatif stabil dan banyak ditemukan di rumah tangga perdesaan serta suburban, terutama untuk menjaga keamanan rumah dan menjadi sahabat. Sementara itu, kepemilikan kucing meningkat pesat, terutama di kota besar, dengan adopsi kucing jalanan mencapai 38 persen.

Pertumbuhan turut mendorong industri pakan yang nilainya melebihi Rp3,2 triliun. Sekitar 80 persen pemberian pakan dilakukan pemilik melalui platform daring. Ronny memperkirakan jumlah pemilik kucing akan melebihi pemilik anjing dalam 10 tahun mendatang.

Anjing didomestikasikan sekitar 40.000 tahun lalu untuk berburu dan menjaga rumah. Hewan ini dikenal sosial, ekspresif, dan senang berinteraksi dengan manusia maupun hewan lain. Mereka berkomunikasi melalui bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan suara, termasuk menggonggong.

“Pemilik anjing perlu sering mengajak anjingnya berjalan, bermain, serta melakukan stimulasi fisik dan mental. Karena itu, anjing sangat bergantung pada pemiliknya untuk perhatian, makanan, dan aktivitas,” kata Ronny.

Sebaliknya, kucing telah didomestikasi sekitar 12.000 tahun lalu untuk mengendalikan hama di pertanian. Kucing merupakan karnivora obligat yang membutuhkan makanan tinggi protein.

“Karakternya cenderung lebih soliter dan mandiri. Cara komunikasi mereka lebih halus dibandingkan anjing, melalui aroma (feromon), gerakan ekor, serta suara lembut seperti meong dan dengkuran,” ujarnya.

Perbedaan membuat kebutuhan keduanya juga tidak sama. Anjing lebih sesuai bagi pemilik yang aktif dan menyukai kegiatan luar ruang, sedangkan kucing dapat menjadi pilihan bagi pemilik yang sibuk, introvert, atau tinggal di ruang terbatas.

Ronny menekankan, pemilik perlu menyelaraskan harapan dengan sifat alami hewan yang dipelihara. “Jika kita suka kegiatan di luar ruangan, anjing lebih sesuai sebagai hewan peliharaan. Sebaliknya, jika kita sibuk dan membutuhkan hewan peliharaan yang mandiri, kucing adalah pilihan yang tepat,” katanya.

Dengan memahami karakter dan kebutuhan masing-masing, keputusan memelihara anjing atau kucing tidak hanya menjadi pilihan berdasarkan kesukaan. Tapi juga langkah untuk membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan hewan kesayangannya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.