Mubadalah.id – Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang mengalami hambatan perkembangan. Orang tua yang memiliki ABK akan menghadapi tantangan yang semakin berat. Diperlukan kerja keras dan kerja sama yang lebih kuat dari kedua orang tuanya.
Orang tua harus menerima kenyataan dengan ikhlas. Berbagai upaya tetap harus dilakukan agar anak berkembang dengan lebih baik.
Alternatif solusi:
Pertama, segera bawa anak ke petugas kesehatan. Anda dapat membawanya ke puskesmas, rumah sakit, maupun klinik tumbuh kembang anak yang ada di daerah Anda. Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (DDTKA) sangat penting untuk segera dilakukan.
Penanganan sedini mungkin akan jauh lebih baik. Sebaliknya, jika terlambat mendapatkan penanganan yang tepat, maka bisa berdampak jangka panjang.
Kedua, melibatkan pihak lain dalam menangani anak. Pihak lain yang dapat dimintai bantuan misalnya dokter, psikolog, terapis, dan pendidik/guru. Kerja sama dari banyak pihak akan semakin baik.
Ketiga, kedua orang tua harus terlibat penuh dalam melatih, memberi rangsangan, serta memantau perkembangannya. Orang tua perlu bersikap positif dan aktif. Jika orang tuanya sendiri yang melatih (menangani), hasil kemajuan anak akan jauh lebih baik.
Keempat, menetapkan harapan yang masuk akal. Setiap ABK memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Jangan pernah membandingkan dia dengan anak lain! Ia memiliki keterbatasannya sendiri. Dan yakinlah bahwa mereka pun memiliki keunggulannya sendiri. Setiap ABK juga merupakan anak yang istimewa yang memiliki potensinya masing-masing.
Kelima, ABK tetap memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan yang sama. Pemerintah menganjurkan agar ABK tetap masuk ke sekolah umum bahkan sejak di PAUD (Kelompok Bermain, TK/RA, TPA). []
*)Sumber Tulisan: Buku Fondasi Keluarga Sakinah hlm 111





Comments are closed.