Thu,6 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Politics
  3. Sejumlah hal menarik pada KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB

Sejumlah hal menarik pada KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB

sejumlah-hal-menarik-pada-ktt-solusi-dua-negara-di-markas-besar-pbb
Sejumlah hal menarik pada KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB
service

Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin (22/9) waktu setempat.

Konferensi Tingkat Tinggi tentang Palestina dan Solusi Dua Negara merupakan bagian dari Sidang Umum PBB (UNGA) ke-80. KTT tersebut diprakarsai bersama oleh Prancis dan Arab Saudi, masing-masing diwakili oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Prabowo mendapat urutan kelima sebagai kepala negara yang akan menyampaikan pernyataan dalam forum tersebut setelah Yordania, Turki, Brazil, dan Portugal.

KTT ini menjadi salah satu forum penting bagi komunitas internasional untuk meneguhkan kembali komitmen global terhadap solusi dua negara (two-state solution) untuk penyelesaian damai atas masalah Palestina, sekaligus menggalang dukungan nyata bagi implementasinya.

Total ada 33 negara dan organisasi internasional yang diundang memberikan pandangan, dengan prioritas diberikan kepada negara-negara core group yang memiliki peran krusial dalam mengawal proses implementasi solusi dua negara, termasuk Indonesia.

Konferensi dibuka dengan pidato dari lima tokoh, yakni Presiden Prancis Emmanuel Macron, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-80 Annalena Baerbock, serta Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menyampaikan pidato secara langsung dari Palestina melalui video.

Baca juga: Pakistan desak PBB tangguhkan keanggotaan Israel

Berikut sejumlah hal menarik pada KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB:

1. Mikrofon Presiden Prabowo mati

Saat memberikan pernyataan pada KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB, AS, Senin (22/9) waktu setempat, mikrofon yang digunakan Presiden Prabowo mendadak mati atau berhenti berfungsi tepat setelah ia mengucapkan kalimat, “Kami bersedia menyediakan pasukan perdamaian.”

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meluruskan terputusnya mikrofon Presiden RI Prabowo Subianto saat memerikan pernyataan bukan disebabkan gangguan teknis, melainkan karena aturan prosedural mengenai batas waktu.

“Terdapat aturan prosedur bahwa setiap negara mendapat kesempatan 5 menit. Apabila pidato lebih dari lima menit maka mikrofon akan dimatikan,” jelas Direktur Informasi dan Media Kemlu RI, Hartyo Harkomoyo, Selasa (23/9).

Meski mikrofon berhenti berfungsi, ia memastikan bahwa pernyataan Presiden Prabowo masih jelas terdengar oleh para delegasi di Aula Sidang Majelis Umum.

2. Pengakuan resmi Prancis terhadap negara Palestina

Prancis secara resmi mengakui negara Palestina pada pertemuan puncak dunia di Markas Besar PBB, New York, AS, Senin (22/9) waktu setempat, bergabung dengan sebagian besar negara anggota PBB lainnya yang telah melakukan hal tersebut.

“Saya hari ini menyatakan bahwa Prancis mengakui Negara Palestina. Waktunya telah tiba. Kita tidak bisa lagi menunggu,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron pada KTT Solusi Dua Negara.

Dia mengatakan semua bangsa harus menjaga kemungkinan solusi dua negara, di mana Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai dan aman. Dengan pengakuan Prancis ini, lebih dari 150 negara telah mengumumkan pengakuan mereka terhadap Negara Palestina.

Baca juga: Lebih banyak negara akui Negara Palestina di KTT PBB solusi dua negara

3. Pidato resmi Presiden Palestina Mahmoud Abbas

Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpartisipasi dalam acara tersebut melalui konferensi video, setelah AS mencabut visanya sehingga tidak dapat menghadiri acara tersebut secara langsung. Pidato yang disampaikan Mahmoud Abbas antara lain mengapresiasi Deklarasi New York yang dihasilkan konferensi pada Juli lalu, yang diadopsi oleh mayoritas suara pada Majelis Umum PBB.

Dia menyatakan bahwa Negara Palestina adalah satu-satunya otoritas sah yang memenuhi syarat untuk memikul tanggung jawab penuh atas pemerintahan dan keamanan di Gaza. Dia menegaskan pula Hamas tidak akan memiliki peran dalam pemerintahan dan harus menyerahkan persenjataannya kepada Otoritas Palestina.

Dia pun memastikan komitmennya untuk menyelenggarakan pemilihan presiden dan parlemen dalam waktu satu tahun setelah berakhirnya perang Israel di Gaza.

Baca juga: Prabowo singgung kredibilitas PBB saat bicara di KTT Solusi Dua Negara

Pewarta: Melalusa Susthira Khalida
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.